NEWS FLASH

Operasi Simpatik Tingkatkan Permintaan SIM

Dipublish pada: Selasa, 15 Maret 2016

Pelaksanaan operasi simpatik yang digelar mulai tanggal 1-21 Maret 2016 terbukti efektif membuat masyarakat taat hukum. Terbukti permohonan surat izin mengemudi (SIM) juga mengalami peningkatan. Peningkatan permohonan SIM diakui oleh Kepala Bagian Urusan SIM, Aiptu Umar Kiswoyo. Per harinya permohonan SIM bisa mencapai 200 orang perhari dan mayoritas adalah permohonan perpanjangan, Ngalamers.

Padahal kondisi normal, permohonan antara 100 hingga 150 permohonan. “Paling banyak memang perpanjangan dibanding permohonan baru. Tapi ini membuktikan bahwa operasi simpatik mendorong orang taat hukum,” terang Umar.

SIM adalah salah satu dokumen yang harus dimiliki pengendara kendaraan bermotor. Meningkatnya permohonan SIM membuktikan, masyarakat semakin taat aturan. Diharapkan setelah pelaksanaan operasi simpatik yang berakhir 21 Maret, ketaatan ini terus berlangsung.

Operasi simpatik menekankan disiplin lalu lintas dan kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Kanit Patroli Satlantas Polres Malang, Iptu Budi Purnama mengatakan, operasi simpatik dikhususkan pada kawasan tertib lalulintas (KTL). Penindakan hukum dilakukan pada pengendara yang melakukan pelanggaran di KTL. “Namanya operasi simpatik, pelanggaran kami berikan teguran. Namun bagi yang tidak mempunya dokumen tetap akan ditilang,” tegas Budi.

Pelanggaran paling banyak dilakukan pengguna jalan adalah melanggar rambu-rambu, termasuk melawan arah. Tilang juga diberlakukan pada pelanggaran yang dianggap prinsip. Misalnya tidak pakai sabuk pengaman, dan tidak menyalakan lampu utama, Ngalamers.

Sumber : Tribunnews

Berita ini memiliki 0 Komentar

Tinggalkan Komentar